Profil Marcelo Real Madrid, Parah Sih Pemain Ini EPIC!

Published by Brandon Perry on

Profil Marcelo Real Madrid, Parah Sih Pemain Ini EPIC!

Profil Marcelo Real Madrid, Parah Sih Pemain Ini EPIC! – Marcelo Vieira da Silva Junior adalah pemain sepak bola Brasil yang dikenal sebagai atlet berbakat karena tekniknya yang bagus dan tembakan yang akurat. Selama karirnya, ia sering bermain sebagai bek kiri, tetapi juga bisa bermain sebagai pemain sayap kiri.

Kepiawaian Marcelo sering dibandingkan dengan Roberto Carlos, yang mengklaim bahwa Marcelo adalah penerusnya dan bek terbaik di dunia. Roberto bahkan mengatakan kepada media bahwa Marcelo memiliki teknik yang lebih baik darinya.

Beberapa pesepakbola legendaris lainnya seperti Paolo Maldini dan Diego Maradona juga mengakui kemampuan Marcelo dan menyebutnya sebagai bek terbaik di dunia.

Marcelo memulai karir olahraganya bermain futsal pada usia sembilan tahun. Dan pada usia 13 tahun, ia direkrut sebagai pemain untuk Fluminense, sebuah klub di Rio de Janeiro. Baca juga profil roberto carlos disini.

 

Latar belakang

Marcelo berasal dari latar belakang keluarga miskin dan sering merasa tidak mampu mengejar karir sepak bola karena situasi keuangan keluarganya. Namun, rekan satu timnya melihat Marcelo sebagai “permata mahkota” klub yang sangat berharga dan mampu meyakinkan Marcelo untuk melanjutkan karir sepak bolanya.

Marcelo bergabung dengan Real Madrid pada jendela transfer Januari 2007. Presiden klub Ramon Calderon menyambut kedatangan Marcelo, dengan mengatakan: “Marcelo bergabung dengan klub ini sangat penting. Dia adalah pemain muda yang dapat memberikan atmosfer baru kepada pemain lain dan dia adalah bagian dari rencana kami untuk membawa pemain muda ke tim. Saya senang karena dia adalah permata yang dicari oleh separuh klub Eropa.” Marcelo dipandang oleh banyak pendukung sebagai calon pengganti bek kiri Roberto Carlos.

 

Perjalanan karir

 

Real Madrid

Pada musim 2007-2008, yaitu debutnya untuk Real Madrid, Marcelo bermain di hampir semua pertandingan musim ini di bawah manajer Bernd Schuster. Kemampuan dan tekniknya, kecepatan berlari, serangan dan pertahanan yang sangat baik membuatnya menjadi pemain yang sangat penting bagi Real Madrid.

Marcelo gagal tampil baik pada 2009 dan itu memaksanya duduk di bangku cadangan untuk musim 2008-09. Manajer Juande Ramos mengesampingkan Marcelo untuk beberapa pertandingan dan mengatakan bahwa untuk karir masa depan Marcelo, dia akan bermain di sayap tetapi bermain sebagai bek jika perlu.

 

Musim 2009-2010

Di bawah asuhan pelatih Manuel Pellegrini selama musim 2009-2010, Marcelo selalu bermain sebagai starter dan beroperasi di sisi kiri lapangan, memainkan peran menyerang dan bertahan. Pllegrini terus memainkannya di sisi kiri dan bisa membawa Real Madrid ke puncak La Liga.

Penampilan sukses Marcelo antara 2008 dan 2010 menyebabkan perpanjangan kontrak yang membuatnya bertahan hingga Juni 2015. Musim 2009-2010 merupakan musim terbaik Marcelo dalam kariernya di Real Madrid.

 

Musim 2010-2011

Marcelo kembali ditempatkan di posisi starter, yakni di bek kiri, di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho. Marcelo bermain di semua pertandingan liga dan menunjukkan pertahanan dan serangan yang kuat di gawang yang membuatnya mendapatkan pujian dari pelatih.

Pada November 2011, Marcelo adalah salah satu dari 55 pemain yang bermain di turnamen FIF Pro World XI. Musim ini, Marcelo mendapat banyak pujian di media dan dianggap banyak orang sebagai bek kiri terbaik di dunia. Diego Maradona mengakui dia sebagai pemain terbaik ketiga di La Liga setelah Christian Ronaldo dan Lionel Messi.

 

Musim 2013

Pada bulan April 2013, Marcelo, bersama dengan beberapa rekan Real Madrid, terpilih sebagai salah satu ikon Adidas dan ikut serta dalam acara promosi produk di Jerman. Marcelo mengatakan di acara tersebut: “Selama karir ini saya telah memenuhi banyak impian saya dan sebenarnya ini juga salah satu impian saya. Berdiri di samping bintang Adidas adalah pengalaman yang luar biasa. Mereka memberi selamat kepada saya karena Adidas adalah produk yang sangat besar dan I. puas
di musim 2013/14.

Marcelo mencetak gol untuk membawa Real Madrid meraih gelar Liga Champions setelah mengalahkan rival sekota Atletico Madrid. Musim berikutnya, Real Madrid berhasil kembali menjadi juara Liga Champions setelah mengalahkan musuh yang sama seperti musim sebelumnya.

 

Musim 2016/17

Pada musim 2016/17, Marcelo berhasil menjuarai La Liga dan Liga Champions setelah mengalahkan Juventus. Tahun berikutnya, Real Madrid memenangkan kejuaraan bersama Marcelo dan menjadi yang ketiga berturut-turut setelah mengalahkan Liverpool.

 

Musim 2018/19

Di awal musim 2018/19, Marcelo meraih gelar ketiga berturut-turut untuk Los Blancos, yakni Piala Dunia Antarklub FIFA. Marcelo bergabung dengan tim utama Brasil untuk pertama kalinya di musim 2006/07 dan mencetak gol pertamanya. Ia kemudian meraih perunggu di Olimpiade 2008 dan perak di Olimpiade 2012. Marcelo meninggalkan komunitas internasional pada Mei 2019 sebelum dimulainya Copa America.