Profil Ferland Mendy Real Madrid, Hampir Divonis Gabisa Main!

Published by Brandon Perry on

Profil Ferland Mendy Real Madrid, Hampir Divonis Gabisa Main!

Profil Ferland Mendy Real Madrid, Hampir Divonis Gabisa Main! – Kemenangan aktor Real Madrid melawan Atalanta pada leg pertama Liga Champions Kamis 16 lalu (25/02/2021). Real Madrid menang tipis 1-0 atas Atalanta berkat gol Ferland Mendy sebelum waktu normal berakhir. Kemenangan ini membawa Real Madrid selangkah lebih dekat ke tiket ke perempat final Liga Champions 2020-2021.

Tapi siapa yang akan percaya bahwa pahlawan kemenangan Real Madrid menjalani kehidupan yang sulit di masa mudanya. Musim sulit Ferland Mendy dimulai saat ia berusia 11 tahun dan harus kehilangan sosok ayahnya. Tiga tahun kemudian, dia mengalami cedera serius yang membuatnya harus dirawat di ruang operasi.

Ferland Mendy menderita cedera pinggul pada usia 15 yang kemudian membutuhkan perawatan dan mengurungnya di kursi roda selama enam bulan, ESPN melaporkan. Dan dia mendengar kabar bahwa setelah cedera Mendy tidak bisa lagi bermain bola.

“Saya menjalani operasi pinggul ketika saya berusia 15 tahun,” kata Ferland Mendy, seperti dikutip ESPN.

“Saya diberitahu bahwa saya tidak akan bermain sepak bola lagi, menghabiskan beberapa waktu di kursi roda, enam atau tujuh bulan kemudian di rumah sakit dalam terapi untuk belajar berjalan lagi dan sekarang saya bermain untuk Real Madrid. Luar biasa,” lanjutnya saat tiba di Bernabeu.

Lalu bagaimana dengan perjalanan karirnya? mari kita simak bersama. Jangan lupa baca juga profil roberto carlos real madrid disini juga ya.

 

Perjalanan karir

Ferland Mendy hampir tidak bisa lagi memainkan bola. Dia bekerja keras untuk pulih dari cedera hingga hari ini dia menjadi orang kepercayaan Zinedine Zidane di Real Madrid. Setelah perawatan dan rehabilitasi, pemuda Prancis itu bersekolah di akademi PSG. Di sana ia kembali bermain, belajar menjadi pesepakbola dan mendapat kesempatan sebagai pemain sayap kiri. Namun, ia bergabung dengan Mantois di Ligue Prancis sebelum pindah ke Le Havre, klub yang telah menghasilkan talenta muda dari Ryad Mahrez hingga N’Golo Kante.

 

Le Havre

Jika melihat statistik Transfermarkt, Mendy cukup lama bermain untuk Le Havre. Dia mulai di U-19, kemudian naik ke tim B sebelum akhirnya bermain di tim utama. Setelah menempuh perjalanan panjang dari sana, Ferland Mendy yang berposisi sebagai winger kiri terpilih sebagai bek terbaik di Ligue 2. Pada tahun 2017, Barcelona dan Atletico Madrid mencium bakat Mendy dan berencana untuk mengontraknya.

 

Lyon

Namun, Mendy kemudian ingin bermain di Lyon dengan uang tebusan 5 juta euro. Di bawah Bruno Genesio, Ferland Mendy melihat peningkatan yang nyata sampai akhirnya Prancis memanggilnya untuk membela tim nasional.

 

Real Madrid

Bek Real Madrid Prancis Raphael Varane (kanan atas) dan para pemain Real Madrid mengucapkan selamat kepada bek Real Madrid Ferland Mendy (CR) setelah ia membuka jadwal bola di tv skor pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Atalanta melawan Real Madrid pada Februari 2021 Atleti di stadion Azzurri d’Italia di Bergamo.

“Dia selalu punya insting sepakbola,” kata Marc Gomis, sepupu Mendy, seperti dikutip Marca.
“Meskipun dia kecil, dia selalu tangguh. Ketika dia berusia 14 tahun, dia mengatakan kepada saya bahwa dia ingin menjadi pesepakbola dan dia memiliki begitu banyak tekad dan rasa lapar yang bisa Anda lihat sekarang,” tutupnya.

Sementara itu , ia ingat masa kecil temannya Mendy Mangane Yaya: “Kecepatan, kecepatan”, Tangisan yang selalu didengar Yaya saat bermain dengan teman-temannya.